3 Cara Untuk Meningkatkan CTR Organik Website

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Apakah halaman-halaman website Sobat sudah berada di halaman pertama hasil pencarian Google? Kemudian website Sobat belum juga mencapai jumlah trafik yang diharapkan. Ini pertanda jika website Sobat memiliki CTR organik yang lemah.

Kemudian, bagaimana cara meningkatkan CTR organik website? Angka impression halaman website Sobat Arahmata sudah tinggi, tetapi jumlah click through rate (CTR) organik masih rendah. Maka Sobat pun mulai bertanya-tanya, apa yang salah dengan optimasi SEO yang sudah Sobat terapkan. 

Sebelum menyelidiki apa yang salah dengan teknik SEO Sobat, ada baiknya untuk memahami yang di maksud dengan click through rate (CTR) dan impression serta cara meningkatkan CTR terlebih dahulu.

Cara Mudah Untuk Menghitung CTR

Misalnya, impression halaman website Sobat untuk kata kunci “cara membuat konten menarik” adalah 1000 dan jumlah klik yang didapatkan adalah 100. Maka angka CTR Anda adalah 10 persen. Dibawah ini adalah rumus menghitung CTR.

Mendapatkan angka organic click through rate (CTR) yang tinggi merupakan hal penting bagi semua pemilik website atau blog. Sebab organik CTR mendominasi pendapatan klik di hasil pencarian Google.

Menurut riset WordStream, 62,20 persen klik di hasil pencarian Google di desktop didapatkan dari CTR organik. Di perangkat mobile, CTR organik  juga mendominasi jumlah klik sebesar 40,90 persen.

Selain itu, CTR organik yang tinggi juga memberikan sinyal bagus kepada Google. Google menilai halaman website dengan CTR Organik tinggi sebagai halaman yang relevan dan solutif bagi para pencari.

Masalahnya adalah mendapatkan angka organik CTR tinggi tidak mudah, mengingat semua orang menginginkannya. Bahkan ketika halaman website Anda sudah muncul di halaman pertama hasil pencarian Google tidak menjamin angka CTR organik yang tinggi.

Memperoleh CTR organik yang tinggi memang sulit, tetapi bukan hal mustahil jika Sobat  tahu caranya. Ada banyak cara meningkatkan CTR yang dapat di  praktekkan langsung.

Simak sampai selesai ya, artikrlnya Sobat Arahmata. Supaya pengetahuan yang di peroleh dapat maksimal. 

Tingkatkan Kualitas Judul dan Meta Description

Ketika pengguna Google melakukan pencarian, mereka hanya memerlukan beberapa detik saja untuk menentukan halaman website mana yang akan dikunjungi. Artinya Anda punya waktu yang sangat sedikit untuk menarik perhatian pengguna Google.

Berdasarkan riset Copyblogger, hanya 20 persen orang yang membaca judul artikel dan membaca kontennya, sedangkan 80 persen sisanya hanya membaca judul tanpa membacanya sama sekali.

Temuan di atas menunjukkan betapa pentingnya sebuah judul untuk sebuah artikel. Apalagi hasil pencarian Google hanya menampilkan judul konten dan ringkasan singkat halaman website (meta description).

Jadi Sobat  harus bisa menarik perhatian calon pembaca melalui judul artikel dan meta description.

Manfaatkan Structured Markup

Ketika melakukan pencarian di Google, mungkin Sobat juga  pernah menemukan hasil pencarian seperti di bawah ini. Selain judul, URL, dan meta description, halaman website ini juga menampilkan rating.

Anda bisa menambahkan structured markup dengan mudah menggunakan plugin. Beberapa plugin structured markup yang bisa Sobat gunakan ialah Schema Pro, WP Review, WP Product Review, dan All In One Schema Rich Snippet.

Pahami Audiens Website 

Kesalahan pertama dan yang paling sering dilakukan oleh para pemilik website atau blog adalah tidak memahami audiens yang akan dijangkau. Sering kali penulis menentukan topik yang akan ditulis berdasarkan penilaian subjektif saja, tanpa mempertimbangkan apa yang diinginkan pembaca.

Di sinilah pentingnya melakukan riset keyword sebelum membuat konten. Membuat konten tanpa riset keyword bisa berakibat pada satu dari dua hal berikut. Pertama, tidak ada orang mencari topik yang Sobat tulis di Google.

Misalnya, Sobat ingin menulis tentang “cara membuat komputer”, tetapi ternyata orang yang mencari kata kunci tersebut di Google sangat sedikit, bahkan tidak ada.

Haruskah Sobat menulis konten dengan kata kunci tersebut? Jika Sobat mengharapkan CTR organik tinggi, tentu disarankan untuk menulis topik lain.

Akibat kedua, jika menulis konten tanpa melakukan riset keyword adalah apa yang Sobat tulis tidak sesuai maksud atau search intenet dari para pencari.

Search intenet atau maksud pencarian adalah apa yang diinginkan oleh kebanyakan pencari terhadap satu kata kunci tertentu. Satu kata kunci bisa dimaksudkan untuk dua hal yang berbeda atau lebih.

Saat ini Arahmata Digital Agency sudah mendesign, mendevlop beberapa website seperti, www.smartpower.id www.saeland.id www.comeworks.id selain membuat website baru dari nol bisa juga tim Arahmata me-redisgn website yang sudah ada (basis dasar Website WordPress). Segera miliki dan optimalisasi branding secara online untuk kemajuan perushaan, sobat.

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Get Our Newest Article Weekly

Dengan berlangganan, berarti Anda menyetujui kebijakan privasi, syarat dan ketentuan kami.