8 Faktor Penting yang Mempengaruhi Google Ranking

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Ada lebih dari 200 faktor yang mempengaruhi peringkat website di Google? Itulah kenapa persaingan di halaman pertama Google begitu ketat.

Google sengaja memiliki banyak faktor penilaian supaya bisa adil dan mencegah manipulasi.

Namun untungnya, Anda tidak harus memenuhi semua faktor Google Ranking tersebut untuk mendapatkan peringkat pertama. Sebab, 200 faktor Ranking Google itu tidak semua bobotnya sama. 

Jadi, Anda lebih baik fokuskan saja strategi SEO pada faktor-faktor utama yang paling mempengaruhi penilaian Google, yaitu:

Kualitas Konten

Backlink

Search Internet

Kecepatan Website

Domain Authority

Struktur Website

Keamanan Website

User Experience

Faktor Google Ranking Terpenting

Algoritma Google selalu diperbarui dan disempurnakan. Jadi faktor Ranking Google utama di bawah ini juga bisa berubah sewaktu-waktu. 

Untuk sekarang, 11 faktor ini memang menjadi yang utama. Namun, jika ada perubahan di masa depan, kami akan memperbarui artikel ini secepatnya.

Kualitas Konten

Di tahun 1996 silam pendiri Microsoft Bill Gates pernah berkata, “Content is King Dan 24 tahun kemudian, perkataan beliau itu masih berlaku. Di mata Google, konten adalah Raja yang harus diutamakan.

Konten yang berkualitas tinggi akan mendapatkan peringkat tinggi pula di hasil pencarian Google.

Saking pentingnya, jika website memenuhi kebanyakan faktor di artikel ini tapi kontennya asal-asalan, website tersebut tetap tak akan mendapatkan peringkat satu. 

Sebab, faktor kualitas konten ini bisa dikatakan berhubungan erat dengan misi Google. Google diciptakan dengan tujuan untuk memberikan informasi yang bermanfaat dan mudah diakses oleh semua orang.

Kalau kontennya asal-asalan, berarti tidak akan bermanfaat.

Backlink

Backlink adalah link yang dipasang di website lain yang mengarah ke website Anda sendiri.

Semakin banyak backlink, semakin website Anda itu dianggap penting, bermanfaat, dan bisa dipercaya. 

Sebab, website lain tak ragu menjadikan Anda sebagai panutannya. Walau Anda kompetitornya sekalipun. Inilah kenapa backlink menjadi salah satu faktor utama Google Ranking.

Namun, Anda harus berhati-hati dengan backlink. Seperti konten, backlink juga haruslah berkualitas tinggi. Jadi, Anda tak bisa sembarangan saja menerima backlink dari website yang asal-asalan. 

Backlink Anda haruslah relevan dan berasal dari website terpercaya dengan trafik stabil. Tak apa jumlah backlink sedikit, asalkan berkualitas. Daripada backlink asal-asalan dari website tak jelas yang tidak nyambung sama sekali.

Kecepatan Website

Siapa yang tidak sebal kalau mengklik suatu website di hasil pencarian Google, tapi websitenya tak kunjung terbuka?

Padahal, pengguna tersebut ingin segera mendapatkan jawaban karena berniat impress gebetan dengan rayuan gombal dari Google. 

Google paham betul akan hal ini. Google sadar bahwa orang-orang ingin mendapatkan informasi yang cepat dan tak mau berlama-lama melihat ikon loading berputar.

Jadi, Google akan memprioritaskan website cepat di hasil pencariannya.

Search Internet

Singkatnya, search intent adalah apa yang sebenarnya dicari oleh pengguna tersebut di Google. Jika pengguna mencari “tips ternak lele” berarti ia mencari tips/panduan cara ternak lele yang baik dan benar. Bukannya mencari mengenai sejarah dan asal-usul kenapa ternak lele ada di Indonesia. 

Atau saat pengguna mencari “beli kucing import” berarti ia sedang mencari website yang menjual kucing import karena ia ingin membelinya. Bukannya mencari cara untuk menyelundupkan kucing import dari luar negeri.

Kalau sudah salah kaprah begitu, Google tak akan memberikan posisi puncak untuk Anda.

Sebab, konten Anda tak bermanfaat dan tidak memenuhi kebutuhan pengguna. 

Maka dari itu, setiap Anda hendak membuat konten, pastikan pembahasannya sesuai dengan search intent pengguna. 

Domain Authority

Bisa dikatakan kalau Domain Authority (DA) adalah cara Google menilai reputasi dan keahlian suatu website mengenai topik yang dibahas.

Dengan kata lain, semakin tinggi nilainya (0 – 100), semakin Google percaya bahwa Anda memang ahli di topik tersebut dan bisa memberikan konten yang berkualitas. 

Hasilnya, website dengan nilai tinggi kemungkinan posisinya juga akan lebih tinggi di hasil pencarian.

Sama dengan saat di sekolah di mana siswa yang mendapatkan nilai bagus, lebih memungkinkan untuk mendapatkan rangking 10 besar.

Struktur Website

Selain struktur konten yang sudah dibahas di atas, struktur website ternyata juga menjadi faktor utama Google Ranking

Kenapa demikian? Sebab, struktur yang rapi memudahkan Googlebot untuk melakukan proses indexing di website Anda.

Singkatnya, Googlebot adalah web crawler yang bertanggung jawab untuk memasukkan website Anda ke database Google.

Sehingga website Anda akan muncul di hasil pencarian saat pengguna mencari kata kunci tertentu di Google, proses ini dinamakan indexing

Dari penjelasan di atas bisa Anda lihat bahwa proses indexing adalah hal yang sangat penting. Jadi, jangan sampai Googlebot kesulitan saat melakukan pekerjaannya di website Anda.

Siapa juga yang tidak muak kalau pekerjaannya dipersulit.

User Experience

User experience (UX) adalah bagaimana pengalaman pengunjung berinteraksi dengan website Anda. Apakah pengunjung merasa kesulitan saat mencari apa yang ia butuhkan?

Atau interaksinya berjalan lancar dan mereka dengan mudah menemukannya? 

Bisa Anda tebak bahwa website dengan UX yang buruk tidak akan diprioritaskan Google di posisi atas hasil pencarian. Sebab, website tersebut menyulitkan pengunjung dan membuat mereka frustasi.

Lalu, bagaimana Google bisa tahu mana website dengan UX yang bagus dan yang buruk? Apakah pengguna melaporkannya ke Google?  Tidak, bukan seperti itu.

Melainkan, Google menggunakan kecerdasan buatan (AI) yang canggih bernama RankBrain.

RankBrain ini menilai UX website Anda berdasarkan tiga faktor:

CTR 

CTR (click-through-rate) adalah persentase berapa banyak orang yang mengklik website Anda di hasil pencarian Google. Misalnya, website Anda muncul di Google 1000 kali dengan kata kunci “anak kucing”, tapi hanya di klik pencari 100 kali saja. Nah, berarti CTR Anda adalah 10%.

Google menganggap CTR yang tinggi adalah tanda bahwa website tersebut itu relevan dan solutif bagi para pencari. Maka dari itu, tingkatkan CTR Anda.

Bounce Rate

Singkatnya, bounce rate adalah persentase orang yang langsung meninggalkan website Anda setelah membuka satu halaman tanpa melakukan interaksi apapun. Sekedar mengklik menu atau link satu pun juga tidak.

Berkebalikan dengan CTR, bounce rate yang tinggi justru menunjukkan hal yang buruk.

Semakin tinggi persentase bounce rate Anda berarti kualitas konten di halaman tersebut sangat rendah. Entah karena tak sesuai search intent, tidak update, menyesatkan, atau alasan yang lain.

Keamanan Website

Kejahatan cyber semakin merajalela dari hari ke hari. Bahkan, ada sekitar 90 ribu serangan hacker di WordPress setiap menitnya.

Jadi, tidak heran kalau Google menjadikan keamanan sebagai faktor yang mempengaruhi peringkat website sejak tahun 2014 silam.

Google tak mau menampilkan website yang tidak aman di posisi atas karena sama saja menyuruh pengguna masuk ke kandang buaya. 

Saat ini Arahmata Digital Agency sudah mendesign, mendevlop beberapa website seperti, www.smartpower.id www.saeland.id www.comeworks.id selain membuat website baru dari nol bisa juga tim Arahmata me-redisgn website yang sudah ada (basis dasar Website WordPress).

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Get Our Newest Article Weekly

Dengan berlangganan, berarti Anda menyetujui kebijakan privasi, syarat dan ketentuan kami.