Cara Mudah Bedakan Hosting, Server, dan Domain

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Ada beberapa istilah yang di pakai dalam proses membangun dan membuat website diantaranya : Hosting, server & domain. Berikut cara mudah untuk membedakan masing-masing istilah : 

Hosting

Hosting atau disebut juga sebagai tempat untuk menyimpan data yang ada di website. Hosting ditempatkan dalam sebuah server. Meski sama-sama menampung data, namun bedanya hosting dengan server, yaitu server mempunyai hard disk, RAM hingga prosesor, yang bentuk dan ukurannya disesuaikan untuk disimpan di rack server.

Ada beberapa jenis hosting yang dapat kamu pahami, dua di antaranya adalah shared hosting dan cloud hosting. Shared hosting adalah jenis hosting dengan harga terjangkau yang digunakan oleh beberapa website sekaligus. Artinya, hosting yang kamu gunakan berada pada server yang juga digunakan oleh orang lain sehingga kecepatan website sehingga terbagi-bagi oleh para pengguna lain.

Selain itu, ada pula yang disebut dengan cloud hosting, yaitu hosting yang disimpan pada server dan terhubung melalui cloud berbasis internet. Oleh karena itu, jumlah server yang digunakan bisa lebih dari satu server sehingga saat terjadi masalah, server lain yang terhubung dengan internet dapat menjadi cadangan sementara hingga masalah tuntas.

Secara garis besar, ketika kamu menyewa layanan hosting, maka yang kamu dapatkan adalah jasa penyimpanan data yang nantinya dipakai untuk website-mu, seperti data dalam bentuk teks, video, audio, gambar, file dan lainnya.

Server

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan layanan tertentu dalam satu jaringan komputer. Fungsinya adalah untuk menjalankan fungsi perangkat lunak yang mengontrol akses untuk masuk ke dalam jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya. Server harus selalu disimpan di sebuah data center yang didukung oleh fasilitas lengkap agar mesin server dapat bekerja optimal saat diakses dari seluruh dunia dan tidak mudah rusak sehingga dapat bertahan lama.

Secara garis besar, server akan bekerja ketika ada permintaan dari klien. Klien yang dimaksud adalah kamu saat mengakses internet melalui browser. Pasalnya, ketika kamu menggunakan internet, mau tak mau kamu juga mengakses website, bisa google.com, bing.com, dan sebagainya. Setelah itu, server akan mengirimkan informasi ke perangkat yang kita miliki sesuai dengan apa yang kita cari.

Domain

Domain adalah nama yang sudah ditentukan dan diatur oleh sebuah badan pengelola nama domain yang di Indonesia diatur oleh Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI). Jika website diibaratkan sebuah rumah, maka domain adalah alamat rumah yang menggantikan ‘letak geografis’ rumah yang dalam konteks ini menggantikan alamat IP (IP address).

Ketika kamu mengeluarkan biaya untuk sebuah nama domain, kamu hanya dapat menyewanya sehingga setiap tahun kamu harus memperbarui izin menggunakan nama domain yang kamu gunakan.

Jadi ketika memiliki rencana membuat website atau me-launching ulang website kamu sudah familiar dengan tiga istilah tersebut. Segera hubungi tim Arahmata Digital Agency untuk mendapatkan layanan Develpoment website yang user friendly

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Get Our Newest Article Weekly

Dengan berlangganan, berarti Anda menyetujui kebijakan privasi, syarat dan ketentuan kami.