Manfaat Google Trends untuk Riset Kata Kunci Gratis

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Salah satu tujuan utama dari semua pemilik website ataupun penulis blog adalah memiliki banyak pengunjung dan pembaca. Pada artikel kali ini, Sobat akan mempelajari cara menggunakan Google Trends untuk keyword research untuk mencapai tujuan tersebut.

Untuk mencapai traffic tinggi dan peningkatan pelanggan, tentunya diperlukan serangkaian upaya untuk menciptakan konten atau website yang menarik perhatian banyak orang.

Upaya yang paling krusial adalah menentukan topik untuk digunakan sebagai bahan dasar pembuatan konten.

Salah satu alat yang dapat digunakan dengan mudah dan secara gratis oleh siapa pun adalah Google Trends.

Google Trends adalah sebuah alat dari Google yang berfungsi untuk mencari dan menganalisa topik pencarian yang sedang ramai dibicarakan di mesin pencari Google. 

Google merilis Trends ke publik pada 11 Mei 2006 dengan tujuan untuk meningkatkan partisipasi penulis blog dan pemilik website dalam membuat konten yang dioptimasikan untuk mesin pencari.

Salah satu fitur paling dikenal dari Trends tiap tahunnya adalah Year in Search atau Tahun Dalam Pencarian. Mungkin kamu sudah beberapa kali melihat halaman di bawah ini, seringkali akan memasuki timeline Sobat menjelang tahun baru.

Berikut penjelasan menu-menu utama di Google Trends 

Home: Halaman untuk melihat ringkasan dari topik yang sedang ramai dicari oleh pengguna internet.

Explore: Halaman penelusuran untuk mengetahui secara lebih detail keyword yang sedang trending.

Trending Searches: Update harian dan real time tentang penelusuran paling populer.

Year In Search: Penelusuran paling populer dalam satu tahun terakhir seperti yang sudah dibahas di pembuka artikel ini.

Subscriptions: Halaman untuk membuat dan mengatur topik-topik yang ingin Sobat ikuti.

Google Trends pada dasarnya sangat intuitif dan mudah untuk digunakan bagi siapa pun. Jika Sobat mempunyai topik untuk ditelusuri, maka Sobat akan mendapatkan hasil penelusuran dalam beberapa detik saja.

Berikut adalah cara menggunakan Google Trends untuk riset kata kunci sebelum mulai membuat website.

Analisa Grafik Google Trends

Grafik yang ditunjukkan pada halaman Google Trends tidak mencerminkan jumlah pencarian, tetapi indeks ketertarikan publik (interest overtime).

Begini cara bacanya angka-angka pada grafiknya:

0: tidak ada data yang dapat ditunjukkan.

50: ketertarikan publik hanya separuh dari puncak.

100: penelusuran sedang ada dalam puncak popularitas.

Singkatnya angka 0-100 mengindikasikan persentase ketertarikan publik pada sebuah topik.

Telusuri Keyword di Google Trends

Jika kamu sudah mempunyai topik yang ingin ditelusuri, langsung saja masukkan ke kolom yang sudah tersedia. Kemudian, Sobat akan dibawa ke halaman dengan tampilan data mengenai keyword yang Sobat gunakan. Di contoh ini, kami mencoba menelusuri keyword “Agency Digital”.

Tetapi jika kamu belum punya ide untuk ditelusuri, Sobat dapat memilih dari beberapa contoh pencarian terpopuler dari berbagai belahan dunia.

Hasil yang ditampilkan dapat diubah dengan mengganti pengaturan negara pencarian di pojok kanan atas.

Setelah mengganti pengaturan negara, maka topik-topik pencarian yang sedang marak di negara itu akan ditampilkan di halaman utama Google Trends.

Sobat juga dapat menggunakan data-data ini untuk menelusuri lebih lanjut topik dan keyword apa yang ingin Sobat bahas pada konten berikutnya.

Bandingkan Beberapa Keywords Serupa

Dalam fitur pencarian kata kunci pada Google Trends, kamu dapat menambahkan beberapa topik lagi sebagai pembanding.

Fitur ini memudahkan Sobat untuk melakukan komparasi dan memutuskan kata kunci mana yang lebih baik untuk digunakan.

Pada contoh kali ini, Sobat Arahmata dapat menggunakan beberapa kategori sepeda sebagai contoh perbandingan keyword.

Terapkan Kategori Penelusuran Keyword

Google Trends tidak hanya memberikan insight untuk pencarian mesin pencari saja. Sobat juga dapat menggunakan alat ini untuk mencari ide dan data keyword untuk beberapa kategori lainnya.

Kategori yang dicakup antara lain: pencarian web, pencarian gambar, pencarian berita, Google Shopping, dan pencarian YouTube.

Jika Sobat berniat untuk mentarget satu website berita, toko online, atau kanal YouTube, fitur ini akan sangat berguna. Sobat dapat menemukan fitur ini dengan memilih menu “Web Search”

Optimasikan Keyword Berdasarkan Wilayah

Jika Sobat memiliki bisnis online berupa jual beli produk, mana penargetan regional dapat menjadi salah satu solusi paling efektif untuk meningkatkan penjualan.

Gunakan data geografis pencari yang ada di Google Trends untuk memfokuskan promosi konten dan produk Sobat ke daerah-daerah tersebut.

Di contoh berikut, kata kunci “Agency Digital” sangat populer di Jakarta, Bandung dan Yogyakarta. Maka sobat dapat meluncurkan iklan yang ditargetkan di area-area tersebut untuk mempromosikan “Agency Digital”.

Untuk melihat portofolio Arahmata digital Agency secara online bisa klik https://www.arahmata.co.id/our-works/ atau apabila berminat menjadi patner maupun sedang mencari vendor bisa langsung e-mail ke admin@arahmata.co.id dan bisa juga kontak kami melalui whatsapp +62 812-8012-9656.

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Get Our Newest Article Weekly

Dengan berlangganan, berarti Anda menyetujui kebijakan privasi, syarat dan ketentuan kami.