Reciprocal Link dan Dampaknya ke SEO Website

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Reciprocal link dalam dunia SEO merupakan hal yang sangat umum, karena pada dasarnya terbentuknya backlink dari satu website menuju website lainnya adalah proses yang tidak bisa dikendalikan oleh pemilik situs.

Jika Anda sudah memiliki blog atau website dalam waktu yang cukup lama, mungkin Anda sudah sering menerima tawaran untuk bertukar link dari pemilik situs lain.

Di kalangan praktisi SEO, reciprocal atau pertukaran link sering dianggap sebagai sesuatu yang tidak disarankan dan cenderung dihindari.

Prasangka ini dikarenakan banyaknya praktik pertukaran link mencurigakan yang terjadi di kalangan pemilik situs-situs ilegal.

Tetapi faktanya, tidak semua pertukaran link yang terjadi dapat dikatikan dengan praktik ilegal dan mencurigakan.

Reciprocal link adalah tautan yang terjadi antara dua website dan mengarah ke situs satu sama lain.

Pada umumnya, hal ini terjadi saat seorang pemilik website memasang sebuah backlink menuju website lain dengan catatan pemilik website lain tersebut melakukan hal yang sama.

Adanya tautan-tautan ini biasanya menandakan adanya keterkaitan antara kedua situs tersebut, baik dalam segi kepemilikan atau konten.

Dalam dunia SEO, reciprocal link seringkali menerima konotasi negatif karena dianggap tidak memiliki nilai khusus di mata search engine atau mesin pencari.

Sebaliknya, banyak praktisi SEO berpendapat bahwa pertukaran link yang terjadi akan dinilai sebagai sebuah hal negatif oleh mesin pencari.

Jika terjadinya sebuah pertukaran link dapat dikaitkan dengan skema pertukaran link yang sering terjadi pada situs-situs ilegal, maka situs terkait akan dicap negatif oleh mesin pencari.

Pada halaman link scheme milik Google, terdapat sebuah paragraf yang menyatakan bahwa pertukaran link yang berlebih antara dua situs dengan tujuan menyambungkan kedua website tanpa adanya fungsi lain adalah hal yang sebaiknya dihindari.

Untuk tujuan pemasaran, tentu pertukaran link antara dua website adalah hal yang menguntungkan bagi para pemilik website.

Tetapi satu hal yang lebih penting untuk diketahui adalah: pemasaran yang baik selalu memiliki nilai untuk audiens.

Jadi jawaban dari pertanyaan “apakah reciprocal link tidak baik untuk SEO?” adalah: tergantung pada fungsi link tersebut.

Jika sebuah link memiliki nilai atau manfaat kepada pengguna yang meng-klik link tersebut, maka adanya pertukaran link adalah sebuah hal yang baik.

Sebaliknya, jika sebuah link tidak memiliki nilai lain di luar saling memberikan backlink maka pertukaran link tersebut adalah hal yang berdampak negatif bagi SEO.

Cara Menggunakan Reciprocal Link untuk Meningkatkan SEO Website

Seperti jawaban dari pertanyaan sebelumnya, pertukaran link dapat memberikan efek positif untuk SEO sebuah website jika link tersebut memiliki nilai dan memperbaiki pengalaman membaca pengunjung situs Anda. 

Berdasarkan konsep tersebut, dua langkah ini dapat kamu manfaatkan untuk meningkatkan SEO website dengan saling bertukar link.

Berikanlah link ke situs relevan & berkualitas yang meningkatkan pengalaman membaca pengunjung.

Pastikan link yang mengarah ke situs Anda juga memiliki relevansi dengan konten yang ada pada halaman tersebut.

Bangunlah hubungan baik dengan situs lain sehingga reciprocal link terjadi secara organik dan alami.

Jika dilakukan dengan benar, bahkan reciprocal link dapat menguntungkan kedua belah pihak secara bersamaan.

Berdasarkan survey yang dilakukan oleh Ahrefs, sebanyak 43.7% halaman berperingkat 1-10 di mesin pencari Google memiliki reciprocal link yang mengarah ke situs satu sama lain.

Berikut ini adalah beberapa risiko pertukaran link yang dapat merusak SEO sebuah website:

Site Penalty

Dalam panduan Google Webmaster, reciprocal link adalah sesuatu yang dilarang keras.

Pertukaran link berlebih mengindikasikan adanya upaya untuk memanipulasi hasil pencarian dengan adanya pertukaran link antara situs-situs terkait.

Jika sebuah situs terindikasi melakukan hal ini, maka ada risiko tinggi Google akan memberikan hukuman (penalty) ke situs tersebut.

Mengurangi Authority & Ranking

Jika Anda memberikan link ke situs lain yang tidak memiliki relevansi dengan konten yang ada di situs, maka ada risiko bahwa authority dan peringkat situs di mesin pencarian akan menurun.

Sebelum memberikan sebuah link, pastikan konten yang ada di halaman tersebut memiliki relevansi dengan konten Anda.

Secara umum, Anda disarankan untuk memberikan link ke situs yang memiliki domain authority dan page authority lebih tinggi daripada situs Anda.

Meningkatkan SEO Situs Kompetitor

Jika Anda tidak melakukan riset yang teliti dan memberikan link ke sebuah situs atau halaman dengan target keyword yang sama dengan situs Anda, maka  akan secara langsung membantu situs tersebut untuk mendapat peringkat yang lebih tinggi.

Ditambah lagi jika situs tersebut memandang konten Anda sebagai kompetitor, maka kemungkinan kecil pemilik situs akan memberikan link kembali ke situs website yang Anda miliki.

Hilangnya Kepercayaan Algoritma Search Engine

Kepercayaan algoritma mesin pencari adalah sesuatu yang sulit untuk diperoleh, terlebih lagi jika situs website Anda pernah menerima hukuman.

Hilangnya kepercayaan mesin pencari dapat disebabkan oleh dua hal: Adanya pertukaran link dalam jumlah berlebih. Anchor text yang digunakan dalam pertukaran link tidak memiliki relevansi dengan konten.


Untuk melihat portofolio Arahmata digital Agency secara online bisa klik https://www.arahmata.co.id/our-works/ atau apabila berminat menjadi patner maupun sedang mencari vendor bisa langsung e-mail ke admin@arahmata.co.id dan bisa juga kontak kami melalui whatsapp +62 812-8012-9656.

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Get Our Newest Article Weekly

Dengan berlangganan, berarti Anda menyetujui kebijakan privasi, syarat dan ketentuan kami.