4 Tipe Digital Advertising Yang Hits

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Iklan digital (Digital advertising) Saat ini sudah berevolusi, awal mulanya iklan digital masih sederhana sebagai gambar statis yang muncul di bagian atas situs web.

Iklan digital telah menjadi bagian dari kehidupan internet dalam keseharian.

Untuk Sobat yang mungkin baru saja terjun ke dunia marketing mungkin akan sedikit bingung dalam memahami berbagai contoh iklan digital yang tersedia. 

Sobat  juga harus menentukan jenis digital apa yang akan digunakan untuk mengiklankan bisnis. Membuat iklan bisa menjadi tantangan tetapi juga bisa sangat mudah dengan platform yang tepat.

Jika sobat masih perlu memahami banyak hal tentang contoh iklan digital, disini akan dibahas mengenai apa saja tipe-tipe dan contoh iklan digital dan kapan waktu yang tepat untuk menggunakannya. 

Search Engine Marketing

SEM atau Search Engine Marketing adalah salah satu jenis pemasaran digital yang mencakup iklan PPC atau Pay Per Click.

Iklan PPC memungkinkan sobat membuat iklan khusus sendiri, menetapkan anggaran, dan melihat metrik setelah iklan aktif berjalan. 

Dalam PPC ada dua jenis iklan yang bisa kamu jalankan di mesin pencari seperti Google, yaitu iklan pencarian dan iklan bergambar.

Iklan pencarian muncul ketika pengguna mengetik kata kunci atau keyword ke mesin pencari. Iklan ini akan sangat kuat ketika muncul di mesin pencari, karena kemungkinan besar pelanggan potensial yang mencari kata kunci tersebut akan melihat iklan yang sobat pasang. 

Orang-orang yang menemukan iklan pencarian kamu adalah orang yang memang mencari produk sobat atau barang dan layanan yang serupa.

Jadi, iklan yang sobat pasang tidak akan terlihat oleh seseorang yang belum pernah mendengar tentang produk atau layanan sobat.

Iklan Bergambar (Display Ads)

Iklan bergambar adalah iklan yang muncul di situs web lain. Pelanggan potensial yang melihat iklan bergambar akan ditargetkan setelah mencari produk atau layanan, atau kebetulan masuk di situs web yang berisi iklan tersebut. 

Biasanya, ketika menggunakan iklan bergambar, marketers akan memasarkan kepada orang-orang yang belum pernah mendengar produk sobat.

Artinya, iklan ini fokus pada meningkatkan brand awareness. Google Display Ads memungkinkan kamu menjangkau lebih dari 90% orang di internet, di lebih dari 2 juta situs web.

Hal yang perlu ditekankan disini adalah, meskipun ini adalah angka yang besar, namun tidak akan menjamin bahwa sobat akan memperoleh konversi dari iklan tersebut.

Ada beberapa ukuran berbeda untuk iklan bergambar. Oleh karena itu, disarankan untuk melakukan beberapa percobaan terpisah untuk melihat iklan mana yang mendapat konversi terbanyak untuk merk yang sobat miliki.

Sobat bisa menggunakan dua contoh iklan digital secara bersamaan untuk mendapatkan insight tentang pelanggan dari berbagai sudut.

Supaya iklan digital yang sobat lakukan lebih efektif, cobalah untuk membedakan audiens yang belum pernah mendengar tentang layanan dan produk sobat, dengan pelanggan yang tahu apa yang mereka inginkan dari layanan perusahaan atau bisnis Sobat.

Google Shopping Ads

Google Shopping Ads juga termasuk dalam kategori PPC. Iklan ini menampilkan produk bersamaan dengan gambar dan muncul di Google, dilengkapi dengan informasi harga produk, dan dari situs mana produk tersebut berasal.

Menyiapkan jenis iklan ini cukup mudah. Mulailah dengan mengunggah produk sobat ke Google’s merchant center, kemudian kamu bisa membuat kampanye belanja. 

Jenis iklan ini sangat bagus jika kamu memiliki 500 produk atau lebih. Namun, jika sobat menjalankan bisnis yang lebih kecil dan menjual produk dalam jumlah yang terbatas.

Google Shopping Ads mungkin bukan cara yang tepat. Kamu tidak perlu khawatir, karena ini hanyalah salah satu contoh iklan digital.

Masih ada banyak pilihan contoh iklan digital yang bisa sobat kontak langsung tim Arahmata Digital Agency.

Social Media Advertising

Dalam periklanan media sosial ada beberapa jenis kampanye periklanan digital yang harus kamu jalankan sebagai pengusaha.

Sobat bisa menjalankan iklan di LinkedIn, Pinterest, atau YouTube. Sobat  bisa beriklan di platform ini untuk menghasilkan arahan, mendorong penjualan, meningkatkan brand awareness, dan menjangkau semua orang.

Semua platform tersebut hebat, namun pada penjelasan kali ini hanya akan membahas Facebook dan Instagram saja.

Facebook dan Instagram

Facebook adalah salah satu platform periklanan tertua dan terpopuler. Sobat bisa membuat iklan menggunakan Facebook’s Ads Manager dan dengan mudah mengintegrasikan iklan yang sama ke Instagram.

Facebook sangat bagus jika sobat ingin meningkatkan visibilitas merk.  Sobat  juga bisa menargetkan demografi tertentu, lokasi, atau bahkan minat yang dimiliki pelanggan.

Di Facebook, ada beberapa jenis iklan yang bisa kamu jalankan tergantung pada tujuan bisnis sobat. Maka Sobat bisa mengatur iklan secara khusus untuk hal-hal seperti pembuatan prospek, konversi, atau pemasangan aplikasi.

Iklan Instagram juga terintegrasi langsung ke dalam platform itu sendiri. Ada beberapa perbedaan antara postingan biasa dengan iklan, seperti tombol yang bisa di klik pada foto “pelajari lebih lanjut” atau “belanja sekarang”, atau foto dengan teks “Sponsored”

Sebagian besar pengguna Instagram berada di luar Amerika Serikat, jadi jika kamu ingin beriklan di tingkat yang lebih global, Instagram adalah platform yang sempurna.

Instagram juga merupakan platform seluler. Disinilah platform Facebook lebih unggul. Iklan kamu bisa ditampilkan baik di seluler maupun di versi desktop. Meskipun demikian, kamu bisa menggunakan kedua platform ini untuk beriklan.

Jangan lupa untuk selalu melakukan riset pasar untuk melihat dimana pelanggan potensial kamu menghabiskan waktu mereka dan platform media sosial mana yang lebih mereka sukai.

Perlu diingat pula bahwa beberapa orang yang menggunakan Facebook, tidak menggunakan Instagram, begitu juga sebaliknya. Meskipun kedua platform ini saling berkaitan, namun ada baiknya jika kamu menggunakan kedua platform tersebut.

Remarketing/Retargeting Advertising

Pernah bertanya-tanya bagaimana internet tahu bahwa sobat tertarik dengan produk tertentu? Baju yang dijual di salah satu online shop terus menerus bermunculan di setiap halaman web dan Instagram.

Contoh iklan digital ini disebut dengan remarketing atau retargeting.  Setelah pengguna menunjukkan minat pada suatu produk, sobat bisa mengumpulkan data itu untuk digunakan demi keuntungan di masa depan.

Retargeting atau remarketing bisa dilakukan dengan menggunakan email, media sosial, dan SEM.

Beberapa pelanggan berpikir email atau posting media sosial yang menargetkan ulang mereka adalah tanda bahwa mereka harus membeli produk itu. Inilah mengapa retargeting berfungsi dan efisien.

Jangan hanya melakukan retargeting satu kali. Kirim email dan pastikan sobat  menjalankan retargeting di media sosial.

Dengan cara ini, pelanggan tidak akan ketinggalan iklan sobat. Iklan retargeting di media sosial bisa dalam beberapa bentuk. 

Iklan dinamis yang sebelumnya dilihat oleh pelanggan akan mendorong mereka untuk kembali ke situs sobat dan berbelanja.

Itu bisa saja terlihat iklan biasa, tetapi pengguna bisa melihat beberapa produk yang mereka inginkan untuk dibeli. Mereka bisa mengklik salah satu produk dan diarahkan ke situs web Sobat. 

Video Marketing

Meskipun sebagian besar merupakan bagian dari iklan media sosial, iklan video dapat berada dalam kategori mereka sendiri ketika berbicara tentang contoh iklan digital.

Rentang perhatian yang pendek adalah tantangan besar bagi pengiklan. Dan inilah mengapa video mendominasi periklanan digital.

Video memungkinkan orang menyerap konten secara efisien dan tanpa banyak usaha. Menggunakan video sebagai pengganti iklan teks bisa menjadi pengubah strategi untuk bisnis.

Sobat bisa menggunakan pilihan ini untuk mendapat keterlibatan lebih dengan audiens kamu lebih cepat.

Membuat iklan video mungkin tampak sulit, tetapi dalam jangka panjang, hal itu layak dilakukan. Saat ini, kita hidup dalam kepuasan instan.

Jika sobat bisa memberikan informasi kepada pelanggan dengan cepat, mereka akan mendengarkan apa saja yang sobat katakan.

Iklan video di platform media sosial sedang tumbuh dan mungkin sudah mendominasi beberapa news feed sobat. Dapatkan Informasi layanan tim Arahmata dengan klik disini.

Bagikan:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email

Get Our Newest Article Weekly

Dengan berlangganan, berarti Anda menyetujui kebijakan privasi, syarat dan ketentuan kami.